talora07

UKSW-Timor Leste tinggal selangkah lagi

In Berita on December 4, 2008 at 6:27 am

SALATIGA — Menteri Muda Urusan Reformasi Administrasi Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Florindo Pereira, berkunjung ke UKSW hari ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas negosiasi dan kerjasama bidang pendidikan antara Pemerintah RDTL dengan UKSW.

“Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste merasa perlu untuk mengembangkan SDM (sumber daya manusia — Red) pegawai negerinya, sebagai bentuk peningkatan profesionalisme kerja dengan cara menyekolahkan mereka ke luar negeri, sebagian besar ke Indonesia. Dalam hal ini, pemerintah RDTL memilih perguruan tinggi yang telah terakreditasi, salah satunya adalah UKSW. Pemilihan UKSW dikarenakan banyaknya alumni UKSW yang ada di Timor Leste,” tutur Agna S. Krave, Wakil Rektor Bidang Hubungan Luar dan Kewirausahaan UKSW.

Agna juga menjelaskan, dari data tahun 2006, 12 dari 18 doktor yang dimiliki Timor Leste merupakan alumnus UKSW. Bahkan, Andreas Louis Pinto, atase pendidikan Kedutaan Besar RDTL di Jakarta, sedang mengambil gelar S3 di Program Pascasarjana UKSW.

Hasil kunjungan dan negosiasi tersebut menyepakati antara lain: (1) akan segera dibuat nota kesepahaman antara UKSW dan pemerintah RDTL dalam bidang pengembangan sumber daya manusia. UKSW mengusulkan agar kerja sama dapat diperluas pada bidang penelitian, teknologi informasi, dan pengembangan masyarakat; (2) dalam bulan Juli 2008 akan ada tim dari UKSW yang datang ke Timor Leste untuk mempersiapkan rencana operasi, sekaligus juga penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Timor Leste dan UKSW; (3) UKSW akan memberi hak istimewa bagi mahasiswa asal Timor Leste dalam bentuk pembiayaan studi yang sama dengan mahasiswa UKSW yang lain. Harapannya, jumlah mahasiswa dari Timor Leste yang ingin berkuliah di UKSW akan bertambah banyak; (4) Florindo Pereira setuju agar para mahasiswa asal Timor Leste dibekali dengan soft skill seperti kepemimpinan, manajemen, penguasaan teknologi informasi, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, pemerintah Timor Leste akan membiayai pengembangan soft skill tersebut. Pemerintah Timor Leste juga akan memberi beasiswa tak hanya kepada pegawai pemerintah Timor Leste, tapi juga mahasiswa Timor Leste nonpegawai pemerintah; (5) UKSW akan memberi beasiswa penuh kepada Januario Soares dan Dominggus Savio, dua mahasiswa Studi Pembangunan Program Pascasarjana, yang tak lain adalah staf pegawai pemerintah RDTL.

Selain membahas kerjasama dengan UKSW, Pereira juga melakukan audiensi dengan para mahasiswa asal Timor Leste yang sedang studi di UKSW. Dari audiensi ini muncul dua permasalahan. Pertama, sosialisasi informasi beasiswa dari Kedutaan Besar RDTL, yang tak pernah sampai kepada para mahasiswa Timor Leste di Salatiga. Kedua, lambatnya pengurusan visa ijin belajar oleh Kedutaan Besar RDTL. Kelambatan ini mengakibatkan seorang mahasiswa UKSW asal Timor Leste dideportasi malam ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: